Photobucket

Tuesday, August 30, 2011

DIHARI KEMENANGAN pun AKU MASIH KALAH, BUNDA...


Di antara gema takbir yang bersahutan,
ada jiwa yang merintih haru...
Di antara suara petasan yang meledak,
ada yang merintih, ada yang mengalir, ada yang tersedak...

Dengan diselipi hati yang malu,
berharap, semoga ada kata ma'af yang akan terbeli...

Dari lisan yang tak pernah sanggup aku jaga,
tingkah laku yang selalu saja takan berkenan,
janji-janji yang begitu mudah terabaikan
serta hati yang terlalu sering berprasangka,
dan aku tau, masih banyak lagi...

PANTASKAH ADA KEIKHLASAN UNTUK ANAKMU INI ???
Takabbalallahu minna wa minkum, siyaamana wa siyaamakum,
waja'alnaa minal aidzin wal  faaidzin....

Bunda,  
Sujud mohon dan harapku untuk ma'afmu bunda...
aku tak tau harus menulis apa lagi,seakan kata-kata telah habis ketika aku berusaha menulis salah dan dosaku kepadamu,
tapi cinta tulus, do'a-do'a, sayang dan semua yang kau berikan untukku takan pernah sanggup aku ganti,
walau aku akan hidup 1000 tahun lagi...

Bunda...
Aku bangga telah terlahir dari rahimmu,
Aku bangga dengan semua yang kau berikan,
Aku bangga telah menjadi anakmu,
Aku bangga, Aku bersyukur...

Tuhan !!!
Kau boleh ambil nyawaku,
Aku rela, Aku ikhlas...
Tapi sebelum aku membuat dia bangga telah melahirkan aku,
sebelum aku sanggup mengukir senyum abadi diwajahnya,
Aku mohon, jangan kau ambil nyawaku,
Aku mohon, Tuhan...

Bunda...
Aku bersujud,
Aku berharap,
Aku memohon, ma'afkanlah aku...

“ SELAMAT HARI RAYA 'IEDUL FITRI 1432H, BUNDA..

 

Friday, August 26, 2011


Mungkin sang waktu boleh membawamu pergi jauh dariku
Mungkin sang waktu boleh memudarkan semua bayangan-bayanganmu
Mungkin sang waktu boleh menggusur semua mimpi-mimpi tentangmu
Mungkin sang waktu boleh menghilangkanmu.....


Tapi demi Dia yang Maha mengendalikan sang waktu
Sang waktu takan sanggup merampas apa yang telah ada dihatiku
Sang waktu takan pernah sanggup memusnahkan cintaku untukmu....


Takan pernah!!


Monday, August 22, 2011

Gaza, Yaa Gaza...


Gaza, Yaa Gaza...

Kudengar sedih teriakanmu diantara rentetan-rentetan AK47
Kupandangi iba wajah-wajah bocahmu diantara kilauan roket-roket Zionism
Yaa Allah!
Bagaimana kau bisa berlari,  jika setiap sudut hanya api yang kau temui?
Dan dimana kau harus bersembunyi,  jika setiap tempat hanyalah dingin yang kau dapati?

Gaza, Yaa Gaza...

Kudengar lantang suara takbirmu, diantara dentuman-dentuman bom
Kupandangi hujan batu-batumu menahan laju peluru-peluru Israel
Yaa Allah!
Bangunan-bangunan hanya tersisa puing-puing beton yang hitam, itukah rumahmu?
Dan jalanan-jalanan dibanjiri darah dan selongsong peluru, itukah kotamu?

Gaza, Yaa Gaza...

Pria-pria bahkan wanita-wanita yang tewas
Bocah-bocah bahkan bayi-bayi yang sekarat tubuhnya dipenuhi luka
Yaa Allah!
Kapan kau harus bekerja,  jika setiap saat adalah pemakaman?
Dan kapan kau harus kesekolah dan bermain,  jika setiap waktu adalah perang?

Gaza, Yaa Gaza...

Sementara aku,
Dengan ditemani secangkir kopi panas, aku hanya bisa melihat beritamu yang memenuhi chanel-chanel tv
Dan sambil menghisap dalam rokokku, aku hanya bisa merangkai kata kata ini
Pantaskah aku?
Yaa Allah!
Bagaimana aku bisa tertawa, padahal setiap hari mereka menangis dan meratap?
Dan bagaimana aku bisa tertidur lelap, padahal setiap hari mereka sekarat dan mati?

Gaza, Yaa Gaza...

Allahummansur ikhwaaninalmuslimin fi falestiin...
Allahummansur ikhwaaninalmuujaahidiin fi falestiin...
Amiin yaa Ar-Rahmaan !!

Friday, August 19, 2011



Kupandangi langit malam ini...uhhh, sepi!!


Kutatap sang bulan disana,
yang tetap saja indah walau tak purnama...


Diapun tetap saja tersenyum,
kendati tak satupun bintang yang menemaninya...



Ooohh, andai aku bisa seperti sang bulan...

Thursday, August 18, 2011

IN DO amNESIA part-II


DI BALIK MERAH-PUTIH MU, TERSIMPAN HITAM DAN KELABU

DIBALIK BANYAKNYA PERBEDAAN, TERSIMPAN SEBUAH SATU KESATUAN




ITULAH KAMI INDONESIA, MESKI KAMI BERBEDA,TAPI KAMI TETAP SATU

SATU TUJUAN, SATU TEKAD, SATU BANGSA, SATU TANAH AIR & SATU BAHASA

BHINNEKA TUNGGAL IKA !!!

Wednesday, August 17, 2011

IN DO amNESIA



Sayang,
Kini putihmu tak suci lagi
Kini merahmu pun tak berani lagi
Aku malu....


Sayang,
Kini penguasamu tak berjuang untuk rakyatmu, hanya untuk diri mereka sendiri
Kini engkau tak seindah dulu lagi, sungguh engkau tak seperti dulu lagi
Aku sedih....


Sayang,
Aku rindukan kala suci putri-putrimu mengharumkan namamu
Aku rindukan kala berani putra-putramu menggetarkan musuh-musuhmu
Aku rindu....



Sayang,
Aku takut engkau akan terinjak, seperti moral para penguasamu kini
Aku takut engkau akan terbakar, seperti hutan-hutanmu kini
Aku takut...


Tuesday, August 9, 2011

“Walau hanya ada iblis yang mengamini do'aku...”

Ternyata Dia mendengar do'aku,
walau mungkin hanya ada setan yang disampingku,
walau mungkin hanya ada iblis yang mengamini do'aku
Ternyata Dia masih mendengar do'aku
Aku tersadar,
Dia Maha mendengar
walau hamba ini dipenuhi salah
walau hamba ini dilumuri dosa
Dia tetap Maha mendengar


Dia Maha melihat,
walau ada semut hitam yang kecil
yang merayap dihutan yang gelap
ditengah malam yang gulita
Dia tetap Maha melihat


Dia Maha tau,
bahkan setiap helai daun
yang gugur dan jatuh ketanah
semua atas kehendak dan izin-Nya


satanic